Pengertian Agribisnis, Ruang Lingkup, Manfaat, Fungsi dan Aspeknya

Pengertian Agribisnis, Ruang Lingkup, Manfaat, Fungsi dan Aspeknya


Pengertian Agribisnis, Ruang Lingkup, Manfaat, Fungsi beserta Aspeknya - Hallo sobat ZalrizBlog, kamu mahasiswa Pertanian? Atau pelajar SMK Pertanian? masih bingung mencari apa itu pengertian Agribisnis?

Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan artikel mengenai apa itu pengertian Agribisnis, di sisi lain memang pengertian Agribisnis sangatlah luas dengan kata lain pendapat orang berbeda-beda namun intinya sama.


Seperti yang sobat ketahui, Indonesia merupakan negara agraris di mana sebagian besar wilayahnya merupakan lahan pertanian dan masyarakatnya bekerja sebagai petani.

Oleh karena itu, mungkin dengan adanya ilmu agribisnis ini setidaknya akan menjadikan Indonesia negara yang memajukan dalam sektor pertaniannya sehingga dapat melakukan ketahanan pangan.

Daftar Isi

Pengertian Agribisnis Adalah


Secara umum, pengertian Agribisnis merupakan suatu bisnis berbasis usaha pertanian atau juga di bidang lain untuk mendukungnya, baik itu pada sektor hulu atau juga hilir.

Pendapat lain menyatakan bahwa agribisnis ini merupakan suatu kelompuk industri pada bidang pertanian atau juga layanan yang dibutuhkan di dalam pertanian yang menjalankan usahanya denan berdasarkan prinsip komersial, terutama itu menggunakan teknologi canggih.

Agribisnis di dalam cara pandang ekonomi ialah suatu usaha dalam mempelajari strategi untuk dapat memperoleh keuntungan dengan melalui pengelolaan aspek budidaya, penyediaan bahan baku, pasca panen, proses pengolahan hingga masuk ke tahap pemasaran.

Sehingga hal tersebut seringkali Agribisnis dihubungkan dalam konteks manajemen di dalam dunia akademik ialah sebagai suatu ilmu dalam mempelajari bagaimana strategi untuk dapat menjalankan rantai produksi seefektif mungkin.

Pengertian Agribisnis Menurut para Ahli


1. Menurut Jose D. Drilon Jr


Pengertian agribisnis merupakan seluruh kegiatan atau aktivitas yang berhubungan dengan manufaktur serta juga distribusi dari sarana produksi pertanian, aktivitas usaha tani, penyimpanan, pengolahan, dan juga distribusi produk pertanian serta produk lain yang dihasilkan dari produk pertanian.

2. Menurut G.L. Cramer dan C.W. Jensen


Pengertian agribisnis merupakan suatu kegiatan atau aktivitas yang kompleks, melingkupi industri pertanian, industri pemasaran hasil pertanian serta juga hasil olahan produk pertanian, industri manufaktur dan juga distribusi bagi bahan pangan serta juga serat-seratan kepada pengguna/ konsumen.

3. Menurut John H. Davis dan Ray A. Goldberd (1957)


Pengertian agribisnis merupakan jumlah total seluruh operasi yang terlibat dalam pembuatan serta juga distribusi pasokan pertanian operasi produksi di pertanian serta penyimpanan, pemrosesan, dan juga distribusi komoditas pertanian dan juga barang-barang yang dibuat darinya.

4. Menurut W. David Downey & Steven P. Erickson (dalam Saragih 1998)


Menurutnya Pengertian agribisnis ini merupakan suatu kegiatan atau aktivitas yang berhubungan dengan penanganan komoditi pertanian di dalam arti luas itu, yang melingkupi salah satu atau juga keseluruhan mulai dari mata rantai produksi, pengolahan masukan & juga keluaran produksi (agroindustri), pemasaran masukan-keluaran pertanian serta juga kelembagaan penunjang kegiatan.

5. Menurut E. Paul Roy


Pengertian agribisnis merupakan suatu proses koordinasi berbagai sub-sistem yang saling mempengaruhi, yakni penyediaan input pertanian, produksi pertanian, pengolahan hasil, serta juga pemasaran hasil pertanian.

Ruang Lingkup Agribisnis


Ruang lingkup agribisnis ini cukup luas, diantaranya termasuk usaha dalam memproduksi benih serta juga bahan kimia pertanian, pakan ternak, alat dan juga mesin pertanian, pemrosesan bahan pertanian, produksi biofuel sampai pada wisata pertanian.

Dengan kata lain, ilmu dari agribisnis ini tidak hanya mengenai budidaya tanaman, namun didalamnya itu juga termasuk peternakan, perikanan serta juga Kehutanan. Oleh sebab itu agribisnis mencangkup wawasan pertanian itu dengan secara luas.

Seperti misalnya biofuel yang merupakan hasil dari tanaman pertanian di mana pada saat ini mendapatkan perhatian dari masyarakat umum serta juga akademisi disebabkan karna adanya isu perubahan iklim yang semakin intens.

Di sisi lain juga disebabkan karna peningkatan harga bahan bakar fosil. Itulah kenapa sampai pada saat ini penelitian serta juga produksi tentang/mengenai biofuel itu terus dilakukan dan berkembang yakni sebagai salah satu bentuk agribisnis.

Manfaat dan Fungsi Agribisnis


Setelah sobat memahami beberapa istilah dan pengertian Agribisnis di atas, tentunya mungkin akan sedikit lebih paham lagi apabila memahami apa saja manfaat dan fungsi Agribisnis ini.

Berdasarkan pengalaman yang menunjukkan bahwa pembangunan yang mempunyai wawasan agribisnis maka mampu untuk  dapat meningkatkan pendapatan produsen, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, meningkatkan devisa negara dan juga menambah jumlah agroindustri baru.

Di sisi lain agribisnis ini juga mempunyai peranan yang penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan pertanian. Itulah sebabnya kondisi agroklimat yang sangat menguntungkan serta juga kemauan politik pemerintah yang mendukung.

Untuk dapat mengembangkan agribisnis di Indonesia itu dapat dilakukan dengan meningkatkan penggunaan teknologi baru dan juga melakukan efisiensi di segala macam bidang untuk dapat menekan biaya produksi.

Sebab apabila hal tersebut diberikan sentuhan sistem agribisnis yang bagus maka keuntungan yang lebih besar itu bisa untuk didapatkan. Contohnya dengan meningkatkan prioritas pada komoditas unggulan di Indonesia.

Aspek-Aspek Agribisnis


Melihat dari pengertian agribisnis ialah sebagai suatu pendekatan pembangunan yang utuh, maka sistem ini mempunyai 4 aspek diantaranya ialah penyediaan sarana produksi serta peralatan, usaha tani, pengolahan dan juga pemasaran.

Untuk dapat melancarkan keempat sub-sistem tersebut supaya dapat berjalan dengan baik maka kemudian diperlukan subsistem lainnya yakni infrastruktur serta juga pembinaan.

Apabila koordinasi diantara aspek-aspek itu kemudian berjalan lancar maka yang diperlukan adalah penciptaan kondisi yang kondusif serta juga memadai di pedesaan. Kondisi-kondisi yang dimaksud itu diantaranya.

  1. Penyediaan komponen agribisnis yang lengkap di pedesaan
  2. Adanya wirausaha serta juga kemitraan agribisnis di pedesaan
  3. Kondisi-kondisi lainnya yang dapat mendukung.

Studi mengenai agribisnis ini sendiri seringkali datang dari bidang akademik Ekonomi Pertanian serta juga manajemen, sehingga sering disebut juga sebagai manajemen agribisnis. 

Berbagai cara telah/sudah dilakukan oleh lembaga pemerintah untuk dapat mendukung peningkatan pengembangan ekonomi di sektor bahan pangan. 

Namun tetapi memang sampai saat ini belum cukup untuk mengoptimalkan kerja dari agribisnis di Indonesia untuk dapat mengurangi impor bahan pangan dari negara lain.

Membicarakan mengenai agribisnis memang tidak daat dilihat secara sederhana. Apalagi agribisnis ini dikaitkan pada industri-industri yang lebih besar, seperti sebuah perusahaan pengolah bahan mentah.

Akhir Kata


Demikian artikel yang dapat ZalrizBlog bagikan mengenai pengertian Agribisnis, Ruang Lingkup, Manfaat, Fungsi dan Aspeknya. Semoga bermanfaat buat sobat untuk menambah wawasan, terima kasih👀