Tips Mencegah Agar Tidak Tertular Covid-19 Ketika Berada di Dalam Mobil

Tips Mencegah Agar Tidak Tertular Covid-19 Ketika Berada di Dalam Mobil


Lebih dari setengah tahun melakukan segala aktivitas di rumah tentu membawa kebosanan tersendiri ya. Namun himbauan untuk tetap di rumah masih terus digaungkan sampai hari ini. 

Tapi, risiko di luar memang lebih besar karena paparan Covid-19 bisa dari mana saja, berbeda dengan di rumah. Namun demikian, walau disarankan untuk tetap di rumah, tapi sebagian orang mau tak mau harus keluar.

Beberapa pekerjaan atau kegiatan bisa dilakukan di rumah, tapi tentu tidak semuanya. Hal ini menyebabkan sebagian orang yang terpaksa keluar. 


Hal yang kemudian jadi perhatian soal keluar ini selain paparan di jalan adalah ketika berada di dalam mobil, terutama ketika menggunakan angkutan non pribadi. 

Nah, terkait itu ada sebuah penelitian di Inggris yang bisa jadi jawaban buat kita. Jadi studi yang dilakukan di Brown University, Rhode Island, Inggris ini, memakai semacam perhitungan komputer. 

Hal yang dilakukan adalah menghitung bagaimana pola aerosol yang kita hirup ketika berada di dalam kabin mobil.

Ada banyak simulasi yang dilakukan, namun kesimpulan yang paling penting adalah jika kita ingin mencegah penularan Covid-19 di dalam mobil maka buka jendela pada bagian belakang atau tempat penumpang. 

Hal ini dikatakan bisa menghasilkan semacam aliran udara sehingga tumpukan aerosol di dalam mobil akan berkurang secara drastis.


Namun hal yang perlu diperhatikan soal ini adalah penelitian tersebut disimulasikan dengan dua orang saja dalam mobil. Di mana masing-masing duduknya diagonal, semisal sopir di sebelah kanan depan, maka penumpangnya ada di sebelah kiri belakang. 

Batasan lain adalah jenis mobil yang digunakan dalam penelitian ini yakni Toyota Prius. Mobil yang bentuknya berbeda kecenderungan polanya akan tidak sama.

Meski begitu, penelitian ini juga pernah disinggung oleh New York Times di mana mereka mengatakan membuka jendela sangat efektif mencegah Covid di dalam mobil. 

Tapi pada akhirnya, penelitian ini masih perlu untuk dikaji lebih lanjut lagi, namun demikian bisa coba diaplikasikan dalam keadaan tertentu.

Sebenarnya bepergian bisa tetap aman ketika dilakukan sendiri, misalnya dengan menggunakan mobil atau motor pribadi. 


Apa pun itu semoga situasi sekarang ini bisa segera berlalu. Tetap lakukan protokol dan jika memungkinkan upayakan swab test rutin agar kita senantiasa mengetahui bagaimana kondisi tubuh.